Senin, 14 Januari 2019

Air Terjun Maung, Lahat Sumatera Selatan

Air Terjun Maung


Oke guys, kembali lagi bersama penulis yang kali ini berkesempatan mengunjungi salah satu air terjun terbaik yang berada di Kabupaten Lahat, yaitu Air Terjun Maung yang berlokasi di Desa Muaro Padang Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Air terjun ini bisa di katakan masih tersembunyi karena belum memadai nya petunjuk jalan untuk mengakses ke lokasi tersebut, tetapi jika kalian ingin berkunjung ke air terjun maung, kalian bisa menanyakan dengan warga sekitar yang sangat ramah dan memberi tahu lokasi air terjun secara tepat dang jangan takut untuk tersesat. Kali ini penulis mengunjungi air terjun maung bersama kakak-kakak sepupu yang berada di Lahat yaitu kak aank, kak maulana dan kak roby. Penulis berangkat dari Lahat menggunakan kendaraan bermotor selama 1 jam 10 menit sampai ke lokasi parkiran. Setelah sampai di parkiran, disana terdapat pondok untuk memarkirkan motor dan dapat menitipkan helm. Biaya masuk dan parkir untuk kendaraan roda dua dikenakan Rp. 10.000. Jadi jangan merasa takut bakal ngeluarin biaya besar karena semua itu bakal tidak berarti setelah melihat indah nya air terjun maung. Dari parkiran penulis melanjutkan perjalanan ke lokasi air terjun melewati perkebunan karet warga dan akan menuruni lereng bukit yang kemiringan nya hampir 60° yang dapat menguras stamina penulis dan rombongan dan dianjurkan bagi orang yang gemuk karena dapat membakar banyak kalori ketika turun dan naik ketika pulang. Setelah melewati perkebunan dan lereng bukit, sampai lah penulis di lokasi air terjun tersebut. Walaupun tenaga telah terkuras sebelumnya, setelah melihat indah nya air terjun maung ini semua itu musnah dan kebahagiaan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata karena penulis hampir 2 tahun ingin berkunjung ke air terjun ini dan akhirnya bisa sampai juga ke tempat tersebut yang awal nya tidak terdapat di tujuan awal penulis.

Air Terjun Maung dari dua sudut yang berbeda

Sekian catatan penulis kali ini yang berkesempatan berkunjung ke air terjun maung. Bagi kalian yang ingin kesana, penulis menyarankan : 
1. Mengajak orang atau keluarga yang pernah mengunjungi air terjun tersebut.
2. Siapkan stamina dan fisik yang sehat untuk kesana karena penulis saat kesana kedadaan lagi tidak sehat sehingga setelah pulang dari sana sakit selama 1 minggu.
3. Jagalah ucapan dan tingkah laku disana karena air terjun ini masih mistis dan angker.
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca catatan perjalanan penulis kali ini. Nantikan catatan penulis selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Minggu, 04 Maret 2018

Air Terjun 7 Tingkat ( Curup Buluh) Lahat, Sumatera Selatan

Setelah beberapa lama vakum, kali ini saya akan melanjutkan menulis keseruan perjalanan ke Air Terjun 7 Tingkat atau yang dikenal Curup Buluh oleh masyarakat Lahat.
Air Terjun 7 Tingkat atau Curup Buluh berada di desa Lubuk Selo, Gumay Ulu Lahat yang di tempuh kurang lebih 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda 2 dan sekitar 1 jam menggunakan kendaraan roda 4. Pada kesempatan kali ini, penulis mengunjungi curup buluh bersama kakak ajik yang masih anggota keluarga, melewati rute yang dikelilingi jurang tetapi view yang indah dan juga sangat asri. Setelah kurang lebih 1 jam, kami pun sampai di tempat parkir dari curup tersebut yang sudah di kelola sangat baik oleh warga daerah setempat sehingga menurut penulis tidak apa-apa membayar 5000 per orang termasuk kendaraan kita. Dari tempat parkir, kami menuju ke curup buluh memiliki rute yang cukup menantang, menuruni anak tangga yang cukup curam dan apabila musim penghujan anak tangga tersebut akan menjadi sangat licin. Setelah 10 menit menuruni anak tangga, kami pun sampai di curup buluh yang masih sangat bersih dan terjaga. Rasa lelah pun hilang seketika melihat keindahan curup buluh.


Setelah puas berfoto, kami tidak bisa berlama-lama di curup buluh karena cuaca tidak bersahabat dan hari sudah mulai sore. Sekian catatan perjalanan ke air terjun kali ini, next post penulis akan membuat catatan perjalanan ke Air Terjun yang berada di wilayah Pagaralam, Sumatera Selatan

Rabu, 08 Februari 2017

Air Terjun Sambar Nyawe Lahat


Air Terjun Sambar Nyawe

Kali ini penulis berkesempatan melanjutkan perjalanan berburu ke Air Terjun Sambar Nyawe. Air Terjun ini berada di desa Talang Sejemput Kabupaten Lahat yang kira-kira memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Lokasi air terjun ini masih belum memiliki petunjuk jalan ke lokasi. Penulis pun berkunjung kesana bersama ayuk Puput dan Kak Rici sebagai petunjuk jalan karena ayuk Puput pun tidak mengetahui lokasi air terjun tersebut. Setelah sepertiga perjalanan, kak rici pun lupa lokasi persis dan harus bertanya dengan warga sekitar karena kami menuju ke jalan yang salah. Setelah melalui jalan yang benar, kami pun bertemu kakek-kakek yang sedang berjalan dan langsung bertanya kepada nya ternyata kakek tersebut warga kampung talang sejemput dan dengan senang hati mengantarkan kami ke tempat tujuan. Tiba di tempat parkir, kami pun melanjutkan perjalanan melewati perkebunan kopi warga sekitar yang pada saat ini berbuah sangat lebat. Sekitar 15menit perjalanan sampailah kami dibawah air terjun tersebut, tetapi kami datang pada moment yang tidak pas karena air terjun nya tidak jatuh dengan deras hanya sedikit.




Sedikit catatan dari penulis sangat disayangkan masih banyak nya pungutan di lokasi tersebut. 
Sekian catatan perjalanan penulis kali ini, tunggu catatan penulis selanjutnya.

Jumat, 03 Februari 2017

Air Terjun Panjang Lahat, Sumatera Selatan

Kali ini penulis kembali berkesempatan mengunjungi salah satu air terjun di daerah kabupaten Lahat yaitu air terjun panjang. Air Terjun panjang ini berada di daerah tanjung sirih kecamatan pulau pinang kabupaten Lahat. Jika ingin mengunjungi air terjun ini dari palembang dapat menempuh waktu kurang lebih 5jam dan jika dari lahat memakan waktu sekitar 45 menit. Tiba di lokasi, terdapat tempat parkir yang cukup luas dan dijaga warga sekitar, kita hanya perlu membayar Rp.10.000 per motor yang akan terbayarkan dengan melihat air terjun nya nanti.

 Gerbang menuju ke
air terjun panjang

Setelah puas berfoto disana, penulis pun menlanjutkan perjalanan yang menurun tetapi sudah lebih mudah dilalui sudah di pasang warga sekitar kayu untuk berpegangan agar tidak jatuh. Sekitar 10 menit mengikuti turunan tersebut, sampailah pada aliran air terjun panjang. Dari sana harus berjalan sekitar 5 menit mengikuti aliran air tersebut. Penulis berfoto sebentar di aliran tersebut yang terdapat batu-batu besar khas perbukitan.

Aliran air terjun panjang

Disekitar aliran air tersebut mulai terdengar percikan air terjun panjang yang memiliki keindahan tersendiri. Tidak berapa lama kemudian, akhirnya penulis pun sampai pada tujuan utama yaitu air terjun panjang yang memiliki air berwarna kehijau-hijauan pada saat moment yang pas juga penulis berkunjung kesana dan bisa menikmati keindahan air terjun tersebut.



Air Terjun Panjang

Sekian catatan perjalanan penulis kali ini ke air terjun panjang, tunggu catatan perjalanan penulis selanjutnya berkunjung ke air terjun yang lain nya di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Penulis ingin menambahkan sebuah catatan jika ingin berkunjung ke air terjun ini.
Nb :
1. Bagi peremupan yang rambutnya terurai pada saat mengunjungi air terjun ini di harapkan mengepang rambutnya karena mitos disana dilarang bagi perempuan yang rambut terurai mengunjungi air terjun ini.
2. Jangan buang sampah sembarangan disana karena merusak keindahan air terjun nya.

Minggu, 29 Januari 2017

Air Terjun Perigi Lahat

Air Terjun Perigi atau Pandan biasa disebut orang daerah tersebut berada di Daerah Perigi kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Lokasi air terjun ini masih sedikit tersembunyi karena tidak memiliki penunjuk jalan atau rute di Pinggir jalan ataupun di daerah tersebut. Penulis berkesempatan berkunjung ke air terjun tersebut bersam Ayuk Puput dan Kak Aang yang merupakan kakak keponak'an dan mengetahui lokasi persis tersebut. Jika mengunjungi air terjun tersebut dari palembang, bisa memakan waktu sampai 5-6 jam perjalanan dan jika dari Lahat hanya memerlukan waktu kurang lebih 20 menit dari tempat parkir kendaraan pribadi di perkampungan warga. Dari tempat parkir, menyeberangi sungai lematang melewati jembatan gantung, aliran sungai lematang dan perkebunan warga.

Aliran Sungai Lematang

Setelah berfoto di aliran sungai lematang, penulis pun melanjutkan perjalanan melewati perkebunan karet milik warga sekitar dan sekitar 10 menit melewati perkebunan tersebut mulai terdengar suara gemercik air terjun yang melepas semua rasa penasaran penulis pada air terjun tersebut karena hampir 2 tahun ingin mengunjungi air terjun tersebut dan sampai juga penantian tersebut. Rasa capek pun hilang setelah sampai di air terjun tersebut pada moment yang tepat penulis mengunjungi nya karena airnya bersih dan tidak terlalu deras sehingga kelihatan bertingkat air terjun tersebut.



Air Terjun Perigi atau Pandan

Sekian catatan perjalan penulis berkesempatan berkunjung ke Air terjun perigi atau pandan. Jaga kebersihan dimana pun berada saat kita berkunjung ke tempat wisata dan bawa pulang kembali sampah nya. Terima kasih dan tunggu postingan penulis selanjutnya.

Minggu, 15 Januari 2017

Air Terjun 7 Bidadari Lahat, Sumatera Selatan

Ekspedisi berburu air terjun akhir desember 2016!
Kali ini penulis berkesempatan berkunjung ke Air Terjun atau biasa disebut Cughup oleh orang Lahat yaitu 7 Bidadari yang berlokasi di daerah Karang Dalam kecamatan Pulau Pinang kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Lokasi nya tidak terlalu jauh dari kabupaten lahat. Anda bisa mengunjungi tempat tersebut dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun travel yang menuju ke pagaralam.
Di area tersebut terdapat 7 cughup yang setiap cughup memiliki nama masing-masing. Terdapat 4 cughup yang besar yang mempunyai keindahan masing-masing. Disana terdapat 2 jalur yang dapat dilalui yaitu dengan mengikuti aliran air terjun atau melewati perkebunan warga tetapi jika melewati jalur perkebunan anda hanya dapat melihat 2 cughup dari 4 cughup besar yang ada disana.
Penulis berkesempatan mengunjungi cughup tersebut bersama kakak-kakak sepupu melalui rute bawah dengan mengikuti aliran air tersebut. Jika kalian membawa kendaraan pribadi bisa menitipkan kendaraan kepada masyarakat tersebut karena masyarakat di daerah tersebut sangat ramah dan ada pula yang ingin menjadi tourguide jika dibutuhkan. Sekitar 20 menit berjalan dari tempat parkir kendaraan lalu berjalan ke arah hutan dan mengikuti aliran tersebut sampai lah pada cughup yang pertama.


Cughup Sumbing


Setelah puas berfoto disana, penulis melanjutkan perjalanan menuju ke cughup yang kedua melalui jalur di sebelah kiri dari cughup tersebut dengan tracking yang sedikit terjal dan harus berhati-hati. Setelah sampai diatas penulis mengikuti aliran air tersebut dan berjalan sekitar 10 menit akan sampai pada cughup yang kedua.


Cughup Hujan Panas

Disini penulis beristirahat sebentar karena jalan yang harus dilalui selanjutnya lebih ekstrim dan lebih menanjak sehingga harus berhati-hati. Tetapi, terdapat banyak akar-akar pohon yang sangat membantu untuk menuju cughup selanjutnya. Setelah beberapa menit penulis dan rombongan melanjutkan perjalanan, ketika sampai diatas terdapat cughup mini yang indah jika airnya deras karena semua bagian cughup mini tersebut akan bagus tapi sangat di sayangkan, penulis datang pada saat moment yang tidak pas sehinggan hanya sedikit yang di aliri dan tidak terlihat seperti cughup mini.

Batu Napal 
(kata orang daerah tersebut)


Setelah berfoto disana, rombongan pun langsung menuju ke cughup ketiga yang tidak terlalu jauh dari cughup mini tersebut hanya sekitar 5 menit menyusuri aliran nya dan jalan nya lebih mudah. Tidak terlalu lama akhirnya rombongan sampai ke cughup yang ketiga dan berhenti untuk berfoto. Di cughup yang ketiga ini kalian bisa langsung menyegarkan badan dengan mandi disana dan bisa melompat dari atas cughup tersebut.

Cughup Pendek

Setelah berfoto-foto, rombongan pun melanjutkan perjalanan ke cughup yang terakhir yang berada diatas cughup yang ke 3. Akhirnya rombongan pun sampai ke cughup terakhir dan cughup yang paling tinggi dan menurut penulis paling indah dari cughup sebelumnya. Disini rombongan pun beristirahat sejenak dengan makan yang sengaja dibawa dari rumah sambil menikmati pemandangan yang indah dan sangat asri. Setelah beristirahat, rombongan pun mandi disini dan menghilangkan rasa takut untuk mandi di cughup ini dan pada saat mandi di cughup ini hati-hati karena dibawah jatuhnya air tersebut sangat dalam dan disarankan yang tidak dapat berenang jangan coba-coba untuk berenang disana.


Cughup Bidadari


Sekian catatan perjalanan penulis mengunjungi Air Terjun atau Cughup 7 Bidadari di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan dan penulis sedikit memberi catatan saat ingin mengunjungi cughup ini.
1. Jika ingin mengunjungi cughup ini disarankan mengajak orang yang sudah pernah kesana karena lokasi cughup ini belum terdapat papan penunjuk jalan atau lokasi persis cughup ini.
2. Disarankan membawa perlengkapan cukup dan fisik yang prima untuk kesana karena rutenya sedikit menguji fisik dan keberanian kalian.
3. Jangan membuang sampah sembarangan, berkata-kata tidak sopan karena cughup ini masih terdapat sedikit hal mistik nya.
Terima kasih telah mengunjungi blog penulis dan tunggu postingan selanjutnya.